Pipa Gas Petronas Meledak di Selangor, Dilaporkan 112 Orang Alami Luka-Luka
Pipa gas perusahaan minyak dan gas (migas) asal Malaysia, Petronas, meledak di Putra Heights, Puchong, Selangor, pada Selasa (1/4/2025).
Dilaporkan pipa gas milik Petronas, perusahaan minyak dan gas nasional Malaysia, meledak sekitar pukul 08.10 waktu setempat, menyebabkan kepanikan dan luka-luka.
Dibawah ini KEPPOO INDONESIA akan memberikan informasi terkait informasi pipa gas petronas di Selagor meledak dan di laporkan 112 orang terluka. Yuk simak sekarang!
Ledakan Dahsyat dan Ratusan Korban Terluka
Ledakan tersebut mengakibatkan kebakaran besar yang melukai ratusan orang. “Channel News Asia” melaporkan bahwa 112 orang terluka akibat insiden tersebut, namun angka ini kemudian direvisi menjadi 145 orang, termasuk tiga anak-anak. Kebakaran ini tidak hanya menyebabkan korban luka, tetapi juga kerusakan signifikan pada properti di sekitarnya.
Sebanyak 49 korban luka segera mendapatkan perawatan medis di pusat medis darurat yang didirikan di Kuil Sri Maha Kaliamman. Sementara itu, 63 korban lainnya dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Menteri Kesehatan, Dzulkefly Ahmad, menjelaskan bahwa sebagian besar korban menderita luka bakar tingkat dua dan dalam kondisi stabil. “Sebanyak 41 korban telah dipulangkan, sementara 37 lainnya mencari pertolongan medis dari dokter umum dan rumah sakit swasta,” ujarnya.
Selain korban luka, kebakaran tersebut juga menyebabkan kerusakan parah pada bangunan dan kendaraan. “Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Selangor mencatat bahwa 190 rumah, 148 mobil, dan 11 sepeda motor mengalami berbagai kerusakan akibat api dan panas,” ungkap seorang petugas.
Informasi Gembira bagi pecinta bola, Ayo nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda, Segera download!

Apa Penyebab Terjadinya Ledakan Pipa Gas Petronas?
Penyebab pasti ledakan pipa gas Petronas ini masih dalam penyelidikan, namun Departemen Pemadam Kebakaran menduga kuat bahwa “kebocoran” menjadi pemicu utama.
Asisten Direktur Operasi Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Selangor, Ahmad Mukhlis Mukhtar, menjelaskan bahwa api melalap pipa gas Petronas yang bocor sepanjang kurang lebih “500 meter”.
Sebagai langkah cepat, Petronas telah “menutup katup” pada pipa yang terbakar untuk menghentikan aliran gas dan mencegah kobaran api semakin meluas. Namun, upaya pemadaman api tidak semudah yang dibayangkan karena sisa gas yang masih berada di dalam pipa terus menyulut api.
Baca Juga:
Evakuasi Warga dan Bantuan Darurat
Setelah menerima laporan tentang kebakaran, Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Selangor segera mengerahkan petugas ke lokasi kejadian. Mereka dengan sigap melakukan evakuasi warga di sekitar area yang terdampak dan memberikan bantuan kepada para korban.
“Para petugas pemadam kebakaran telah bekerja untuk menyelamatkan penduduk yang terjebak dan memberikan bantuan kepada para korban di sebuah pusat bantuan sementara di Masjid Putra Heights,” jelas seorang petugas. Warga di sekitar lokasi kejadian juga dievakuasi sebagai tindakan pencegahan untuk menghindari korban lebih lanjut.
Pemerintah Malaysia dan Petronas juga memberikan respons cepat dalam menangani dampak kebakaran. Perdana Menteri Anwar Ibrahim mengumumkan bantuan darurat sebesar RM5,000 (sekitar US$1127) kepada pemilik rumah yang hancur total akibat kebakaran.
Selain itu, bantuan sebesar RM2,500 juga dijanjikan kepada lebih dari 100 pemilik rumah yang mengalami kerusakan sebagian. “Pemerintah negara bagian dan Petronas akan bertanggung jawab penuh untuk memulihkan area tersebut,” kata Anwar, seraya menambahkan bahwa proses tersebut bisa memakan waktu hingga satu tahun.
Kesaksian Korban
Kebakaran pipa gas Petronas tidak hanya menyebabkan luka fisik, tetapi juga trauma emosional bagi para korban. Lee Weng Ken, seorang korban berusia 42 tahun yang menderita luka bakar di kaki kirinya, menceritakan pengalamannya yang mengerikan.
“Saya terkejut ketika langit-langit rumah saya runtuh dan menimpa kendaraan saya yang diparkir di halaman rumah,” ungkapnya. “Saya bergegas keluar dari rumah namun terjatuh dan menderita luka bakar karena panas dari kobaran api di dekat rumah saya”.
Korban lainnya, Andy (52), yang rumahnya terletak sekitar 100 meter dari lokasi kebakaran, mengaku berlari keluar rumah bersama anak-anaknya ketika merasakan getaran dan melihat api berkobar.
“Saya hanya bisa mengeluarkan mobil,” katanya. “Anak perempuan saya yang berusia 18 tahun mengalami luka di kakinya ketika ia terjatuh saat memanjat pagar karena kepanasan”.
Investigasi Mendalam Terjadi Pipa Gas Petronas
Menteri Perumahan dan Pemerintah Daerah, Nga Kor Ming, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan tertulis dari departemen kebakaran terkait insiden ini. Ia menegaskan bahwa “investigasi” mendalam akan segera dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti ledakan pipa gas Petronas.
“Kami akan menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi. Saya telah memberikan instruksi kepada departemen pemadam kebakaran dan penyelamatan,” tegas Ming. Hasil investigasi ini diharapkan dapat memberikan jawaban yang jelas mengenai penyebab ledakan dan menjadi dasar untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Menteri Utama Selangor, Amirudin Shari, menjelaskan bahwa api masih berkobar meskipun katup pipa gas telah ditutup. Ia menduga bahwa hal ini disebabkan oleh “sisa gas” yang masih berada di dalam pipa. Shari mengimbau masyarakat untuk “menjauhi” lokasi kejadian hingga dinyatakan aman oleh pihak berwenang.
Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca informasi ini, semoga informasi yang diberikan bermanfaat. Jangan ragu datang kembali untuk mengetahui lebih banyak lagi informasi viral yang ada di KEPPOO INDONESIA.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari antaranews.com
- Gambar Kedua dari aljazeera.com